Selasa, 03 November 2026
Beranda / /

  • Penembakan di Sekolah Filipina Selatan Tewaskan 3 Orang, Polisi Selidiki Motif
    Dunia | 1 bulan lalu
    Penembakan di Sekolah Filipina Selatan Tewaskan 3 Orang, Polisi Selidiki Motif

    DIALEKSIS.COM | Manila - Sedikitnya tiga orang tewas dan enam lainnya terluka dalam penembakan di sebuah sekolah menengah di Filipina selatan, Jumat (18/9/2026).



  • Filipina Tuding Tiongkok Sengaja Tabrak Kapal Pemerintah di Laut Cina Selatan
    Dunia | 1 tahun lalu
    Filipina Tuding Tiongkok Sengaja Tabrak Kapal Pemerintah di Laut Cina Selatan

    DIALEKSIS.COM | Manila - Ketegangan kembali meningkat di Laut Cina Selatan setelah Filipina menuduh penjaga pantai Tiongkok sengaja menabrak kapal pemerintah Filipina di dekat Pulau Thitu, wilayah sengketa yang menjadi rebutan di Kepulauan Spratly.

  • Teken UU Baru untuk Amankan Wilayah Maritim, Filipina Bersitegang dengan Cina
    Dunia | 1 tahun lalu
    Teken UU Baru untuk Amankan Wilayah Maritim, Filipina Bersitegang dengan Cina

    DIALEKSIS.COM | Dunia - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menandatangani dua undang-undang pada hari Jumat (8/11/2024) yang menegaskan kembali luas wilayah maritim negaranya dan hak atas sumber daya, termasuk di Laut Cina Selatan, yang membuat marah Cina, yang mengklaim hampir seluruh wilayah perairan yang disengketakan itu.

  • Konflik Memanas China dan Filipina Gara-gara Tabrakan Kapal di Laut Cina Selatan
    Dunia | 2 tahun lalu
    Konflik Memanas China dan Filipina Gara-gara Tabrakan Kapal di Laut Cina Selatan

    DIALEKSIS.COM | Dunia - Tiongkok dan Filipina berusaha saling menyalahkan ketika kapal mereka bertabrakan di Laut Cina Selatan.

  • Kapal China Hantam Kru Penjaga Pantai Filipina dengan Sinar Laser
    Dunia | 3 tahun lalu
    Kapal China Hantam Kru Penjaga Pantai Filipina dengan Sinar Laser

    DIALEKSIS.COM | Dunia - Filipina pada Senin (13/2/2023) menuduh kapal penjaga pantai China menghantam kapal penjaga pantai Filipina dengan laser tingkat militer dan membutakan sementara beberapa awaknya di Laut China Selatan yang disengketakan, menyebutnya sebagai pelanggaran "terang-terangan" terhadap hak kedaulatan Manila.